SMK Al Falah Gelar MPLS Bertema Produksi Siaran Televisi: Membentuk Generasi Kreatif Sejak Hari Pertama
Leces Kab.Probolinggo, (17 Juli 2025 ) SMK Al Falah, yang berlokasi di Jalan Komak Indah No. 50 RT 08 RW 10 Desa Sumberkedawung, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, menggelar kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan penuh semangat. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan peserta didik baru pada lingkungan dan program keahlian yang dimiliki sekolah, khususnya jurusan PSPT (Produksi dan Siaran Program Televisi) yang menjadi kebanggaan SMK Al Falah.
Acara MPLS dibuka langsung oleh Kepala Sekolah, Bapak Zamrony Amrillah, S.Pd.I, dengan sambutan hangat kepada seluruh peserta didik baru. Dalam pesannya, beliau menyampaikan harapan agar siswa dapat betah bersekolah di SMK Al Falah dan memanfaatkan waktu belajar dengan sungguh-sungguh untuk meraih cita-cita. Beliau juga menegaskan bahwa jurusan PSPT hanya tersedia di SMK Al Falah untuk wilayah Kabupaten dan Kota Probolinggo, menjadikannya program yang eksklusif dan istimewa.
Pada hari pertama, 14 Juli 2025, materi disampaikan oleh Kepala Jurusan PSPT, Bapak Abdurokhman. Fokus utama pembahasan adalah tahap pra-produksi dalam dunia siaran televisi. Para siswa diperkenalkan dengan berbagai elemen penting seperti perencanaan konsep program, penulisan naskah, pembentukan tim produksi, riset lokasi, dan pemilihan talent serta pengurusan legalitas. Materi ini menjadi dasar penting dalam memahami keseluruhan proses produksi program televisi.

Hari kedua, 15 Juli 2025, siswa diajak menyelami lebih dalam tahap produksi, yakni pelaksanaan nyata dari seluruh persiapan sebelumnya. Kegiatan produksi mencakup pelaksanaan syuting, koordinasi tim produksi, pengaturan talent, monitoring kualitas, dokumentasi harian, penyediaan logistik, dan penerapan keselamatan kerja. Seluruh komponen dijelaskan secara rinci agar siswa memahami peran masing-masing dalam proses produksi yang profesional.

Tahap pascaproduksi dibahas pada hari ketiga, 16 Juli 2025, sebagai bagian krusial dari penyempurnaan hasil syuting agar layak tayang. Materi meliputi editing gambar dan audio, penambahan efek visual dan grafis, penyisipan musik dan efek suara, rekaman narasi tambahan, quality control, pengubahan format file, hingga penyusunan laporan akhir produksi. Siswa dilatih untuk memahami bagaimana karya akhirnya dapat menjadi konten yang menarik dan berkualitas.
Pada hari yang sama, peserta MPLS juga dikenalkan dengan berbagai profesi dalam dunia penyiaran seperti continuity presenter, host, reporter, dan anchor. Masing-masing peran dijelaskan secara detail, termasuk ciri khas, tugas utama, dan gaya penyampaian yang digunakan. Hal ini penting agar siswa mengetahui pilihan karier yang relevan dengan jurusan mereka di masa depan.
Tak hanya itu, siswa juga mendapatkan pengetahuan mengenai kamera video dan fungsinya dalam produksi televisi. Mulai dari jenis-jenis kamera seperti kamera studio, lapangan, camcorder, DSLR hingga ENG dan EFP, serta bagian-bagian kamera seperti lensa, body, viewfinder, dan audio input. Pengetahuan teknis ini bertujuan meningkatkan literasi teknologi visual di kalangan peserta didik baru.

Hari keempat, 17 Juli 2025, diisi dengan kegiatan evaluasi materi yang telah dipelajari selama tiga hari sebelumnya.
Sebelum kegiatan ujian evaluasi dimulai, Bapak Abdurokhman menyampaikan materi khusus mengenai cara menjadi news anchor yang baik. Ia menekankan pentingnya menguasai intonasi dan tanda baca dalam membaca berita agar pesan dapat tersampaikan secara jelas dan menarik. Siswa juga diajak praktik membaca berita satu per satu sebagai latihan vokal dan penguasaan naskah.
Sebagai tambahan keterampilan teknis, peserta didik juga dikenalkan praktik langsung menggunakan kamera video. Mereka diajarkan cara menyalakan, mematikan, serta merekam gambar dengan kamera. Praktik ini menjadi pengalaman langsung dalam mengoperasikan alat utama produksi televisi, menambah rasa percaya diri siswa terhadap dunia penyiaran.

Evaluasi ini dilakukan melalui ujian tertulis sebagai bentuk pengukuran pemahaman siswa terhadap program keahlian dan proses siaran televisi. Ujian ini diharapkan menjadi tolok ukur awal kesiapan mereka dalam menjalani pembelajaran di jurusan PSPT.
Pengumuman hasil evaluasi dijadwalkan pada hari Jumat, 18 Juli 2025. Siswa dengan nilai terbaik akan mendapatkan apresiasi berupa hadiah menarik dari Bapak Abdurokhman. Penghargaan ini bertujuan memotivasi peserta didik untuk terus semangat dalam belajar dan menunjukkan potensi terbaik mereka sejak awal masa sekolah.
Dengan berakhirnya MPLS, peserta didik baru akan memulai kegiatan belajar reguler pada Senin mendatang sesuai jadwal pembelajaran. MPLS SMK Al Falah tahun ini tidak hanya mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga menanamkan wawasan teknis dan soft skill yang relevan dengan dunia industri kreatif, menjadikan langkah awal mereka di jenjang SMK penuh makna dan harapan.( red: oman )
oman