Visitasi Sri Utami, S.AP.,M.M selaku Kasie SMK ke SMK Swasta Al Falah Leces: Pesan Penting untuk Siswa agar Tidak Jadi Pengangguran

Visitasi Sri Utami, S.AP.,M.M selaku Kasie SMK ke SMK Swasta Al Falah Leces: Pesan Penting untuk Siswa agar Tidak Jadi Pengangguran

Leces,Kabupaten Probolinggo ( 24/04/2026 ). Suasana berbeda tampak di SMK Swasta Al Falah Leces, Kabupaten Probolinggo, pada Jumat (24/04/2026). Sejak pagi, para siswa kelas XII tengah mengikuti Penilaian Semester Akhir Jenjang (PSAJ) Tahun Ajaran 2025/2026. Di tengah kesibukan ujian tersebut, tepat pukul 08.17 WIB, hadirlah Ibu Sri Utami, S.AP.,M.M., selaku Kepala Seksi (Kasie) SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Probolinggo, didampingi oleh Bapak Erwan Dwi Cahyono, S.T., M.M.Pd. selaku Pengawas Pembina di SMK Swasta Al Falah Leces

Kedatangan Ibu Sri dan rombongan dalam rangka memenuhi undangan visitasi yang diterima oleh Kepala Sekolah SMK Al Falah Leces, Bapak Zamrony Amrillah, S.Pd.I. Karena saat itu Bapak Zamrony masih berada di asrama, kehadiran para tamu disambut langsung oleh Bapak Abdurokhman yang kebetulan sedang bertugas sebagai pengawas ujian PSAJ.

 

Setelah disambut, Ibu Sri dan Bapak Erwan langsung menuju ruang kelas XII untuk memantau langsung jalannya ujian PSAJ. Mereka menyapa para siswa yang tengah mengerjakan soal dengan penuh konsentrasi.

Di sela-sela pemantauan, Bapak Erwan menyampaikan pesan motivasi kepada para siswa. Ia mengingatkan bahwa setelah lulus nanti, sebaiknya para siswa melanjutkan ke Balai Latihan Kerja (BLK) untuk meningkatkan keterampilan.

Tidak hanya itu, Ibu Sri,yang akrab disapa Ibu Kasie,juga memberikan wejangan yang menggugah. "Kalau tidak ke BLK, bisa mandiri membuka lapangan kerja secara mandiri dengan bekal keahlian yang sudah dikuasai. Jangan sampai menyumbang tambah pengangguran," pesan Ibu Sri dengan tegas namun penuh keibuan.

Setelah selesai memantau kegiatan ujian, Ibu Sri dan Bapak Erwan dipersilakan menuju ruang guru. Di sana, Bapak Zamrony Amrillah, S.Pd.I beserta sebagian guru sudah menunggu. Suasana diskusi pun berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan.

Ibu Sri membuka sesi tanya jawab dengan menggali informasi tentang jumlah siswa dan jumlah guru. Ia juga meminta untuk membuka buku induk siswa guna memastikan data kependidikan berjalan dengan baik.

Selanjutnya, pertanyaan krusial dilontarkan terkait e-ijazah. "Apakah masih ada residu?" tanya Ibu Sri yang langsung diarahkan kepada Kepala Sekolah. Bapak Zamrony pun dibantu menjawab oleh Bapak Zaenal Alim selaku Kepala Tata Usaha. Untuk memastikan data lebih lanjut, Bapak Zaenal Alim langsung mengonfirmasi kepada Bapak Abdurokhman selaku operator Dapodik.

Di sela-sela visitasi, Ibu Sri memberikan penguatan kepada Bapak Zamrony terkait kesejahteraan para guru. "Lembaga tanpa guru tidak akan jalan proses belajar mengajar. Kesejahteraan guru harus diperhatikan," ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa seorang kepala sekolah harus mampu memanajemen lembaga dengan baik. "Tidak harus menyerahkan tugas semuanya kepada satu guru, tetapi harus bisa juga mengerjakan dengan baik. Sekolah baik jika manajemen di sekolah tersebut berjalan dengan baik. Artinya hubungan antar siswa, guru, dan warga sekolah lainnya harus harmonis," tambah Ibu Sri.

Terkait temuan adanya satu siswa yang masih masuk dalam residu, Ibu Sri memastikan akan terus dikawal. "Kasihan kalau nanti ada siswa bermasalah dengan ijazahnya. Ini akan kita kawal terus supaya tidak ada permasalahan di aplikasi e-ijazah," tegasnya.

 

Sebelum mengakhiri kunjungan, Ibu Sri menuliskan pesan di buku tamu SMK Al Falah Leces. "Terus berbenah diri menjadi sekolah yang baik dan berprestasi," tulis Ibu Sri sebagai motivasi bagi seluruh warga sekolah.

Tepat pukul 10.25 WIB, Ibu Sri Utami, S.AP.,M.M. dan Bapak Erwan Dwi Cahyono, S.T., M.M.Pd. berpamitan meninggalkan SMK Swasta Al Falah Leces.

Sementara itu, Bapak Zamrony Amrillah, S.Pd.I selaku Kepala Sekolah mengungkapkan rasa bangganya atas kunjungan dan wejangan yang diberikan. "Kami merasa terhormat dengan kehadiran Ibu Kasie SMK yang telah memberikan arahan tentang bagaimana cara mengelola lembaga pendidikan dengan baik. Ini menjadi motivasi tersendiri bagi kami untuk terus memperbaiki diri dan memberikan yang terbaik bagi siswa," pungkasnya. (oman/AF)